BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pelajaran Character Building : kewarganegaraan merupakan mata kuliah yang dibuat dengan tujuan untuk menumbuhkan wawasan dan esadaraan warganegara, serta perilaku cinta tanah air. Dan dalam jaman ini masyarakat tidak terpisahkan dari polusi, masyarakat yang menghasilkan polusi tidaklah sedikit, dan sebagian besar dari masyarakat tersebut tidak mengetahui cara mengatasi atau mencegah polusi. Polutan yang biasa ada di udara kita adalah seperti nitrogen dioksida (NO2), karbon monoksida (CO), dan hidrokarbon non-metana (NHMC) (Darsono, 2010)
Meskipun pulutan ini dapat diatasi dengan pohon-pohon yang ada disekitar kita, namun banyaknya penebangan liar demi kepentingan sendiri yang menyebabkan polusi tidak berkurang dan global warming semakin menjadi. Dengan melakukan penanaman pohon dan memberhentikan penebangan liar dapat memperbaiki masalah-masalah yang ada. Semakin berkurangnya pohon maka sama saja dengan membuat polutan semakinsulit untuk ternetralisir. Dan di era modern ini kami sebagai mahasiswa CB: Kewarganegaraan ingin melaksanakan penanaman pohon, dan dengan melakukan ini kami berharap masyarakat bisa ikut membantu menjaga lingkungan kita.
Tujuan
Secara keseluruhan tujuan kami melakukan kegiatan ini adalah:
Menjadikan lingkungan agar bebas polusi
Menciptakan lingkungan hijau
Menunbuhakan kepedulian hijau
Menjaga lingkungan agar tetatp rindang
Rencana Kegiatan
Sebagai warga negara Indonesia, kita dituntut untuk menjadi warga global. Caranya melalui berbagai hal, mulai dari yang sederhana hingga yang sulit. Menjadi warga global yang baik berarti menjadi warga yang peduli terhadap persoalan - persoalan global, contohnya persoalan akan lingkungan. Seperti yang telah diketahui, zaman sekarang dunia mulai mengalami problematika akan iklim dan lingkungan. Untuk itu, perlu adanya solusi atas permasalahan tersebut. (Kirsten, 2010)
Maka, kami dalam proyek ini bekerja sama dengan TFI (Teach For Indonesia) BINUS Alam Sutera untuk melakukan penanaman pohon / penghijauan di daerah alam sutera. Tujuannya adalah ikut serta dalam menanggulangi permasalahan akan lingkungan melalui langkah yang sedarhana. Karena kami sebagai warga negara Indonesia ingin turut andil sebagai warga global.Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, kami melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Sutra Renata Alba IV. Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, dengankegiatan ini kami juga akan secara tidak langsung memberi contoh pada masyarakat serta menyadarkan masyarakat untuk menjaga lingkungan mereka dan tidak bersifat individualistis. Selain itu dengan melakukan kegiatan ini juga kami secara todak langsung akan menjalankan tanggung jawab kami sebagai manusia, karna kita sebagai manusia, karna kami sadar manusia mempunyai mandate untuk merawat serta mengelolah lingkungan alam yang telah diberikan oleh Tuhan. Sebetulnya komunitas-komunitas pecinta alam maupun pemerintah sudah banyak melakukan gerakan penanaman pohon sebagai gerak menjaga lingkungan dan mengurangi polutan.
BAB II
Metode Kegiatan
2.1 Survey Lokasi
Kami akan melakukan survey ke sebuah lokasi yang bertempat di daerah Sutra Renata Alba IV, Kami akan melihat lokasi yang nantinya akan kami lakukan penaman pohon, kami meminta izin kepada yang punya halaman rumah untuk ditanami dan mendapati izin. Kami segera mencari waktu yang tepat untuk penanaman pohon.
2.2 Pelaksanaan Penanaman Pohon
Setelah mendapatkan izin dan menentukan waktu yang tepat untuk melaksanakan kegiatan, kami mulai menanam dan setelah melakukan penanaman di hari pertama kami melakukan perawatan setiap 2 minggu setelahnya dengan memberikan pupuk dan menyiramnya pohon yang kami tanam tubuh menjadi subur dan kelak akan menjadi penetralisir polusi lingkungan seperti yang telah dijelasksan diatas. Namun pada minggu ke 4 kami menambah tanaman pot dan minggu ke 5 dilakukan pembagian tanaman pot untuk melanjutkan kegiatan ini. Dalam melaksanakan penanaman tersebut kami mengambil foto dan video untuk melengkapi laporan kegiatan kami.
BAB III
PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN
3.1 Kegiatan Pertemuan Pertama
Lokasi Kegiatan : Binus University
Tanggal dan Waktu Kegiatan : Jumat, 2 Maret 2018, 09.00 – 11.00
Langkah awal kami dilakukan dengan pembuatan proposal untuk disetujui oleh pihak TFI bahwa proyek ini dapat terlaksana. Kemudian langkah berikutnya adalah dilakukan dengan persiapan kegiatan. Persiapan meliputi melakukan survei untuk daerah yang dapat dilakukan penanaman pohon. Karena dirasa daerah BINUS University Alam Sutera telah cukup untuk menampung pohon yang akan ditanami, maka kami memutuskan untuk menanam pohon di rumah Domineco yag berlokasi pada Sutra Renata Alba IV no 62. Hal ini karena daerah perumahan dan rumah Domenico cukup minim akan daerah hijau.
Setelah disetujui oleh pihak Domenico, kami melakukan survey terhadap jenis tanaman yang akan ditanami pada lahan tersebut beserta jumlahnya. Karena sebenarnya kebanyakan dari tanaman yang berada di lahan tersebut adalah tanaman perdu dan tanaman berbunga, maka tanaman yang akan ditanam pada lahan tersebut lebih mengarah pada tanaman pepohonan. Meski demikian, pihak domenico tidak memaksa jenis tanaman tersebut. Selain itu, jumlahnya tidak ditentukan secara khusus.
Kegiatan berlanjut pada pencarian jenis pohon yang sesuai dengan kriteria tersebut. Selain itu, tanaman yang akan dicari adalah tipe tanaman yang tidak terlalu membutuhkan perawatan yang merepotkan. Setelah mencari, kami memutuskan untuk membeli tanaman palem. Tanaman tersebut kami rawat dan disiram untuk jangka waktu 2 minggu.
3.2 Kegiatan Pertemuan Kedua
Lokasi Kegiatan : Sutra Renata Alba IV no 62
Tanggal dan Waktu Kegiatan : Jumat, 16 Maret 2018 07.00 - 09.30.
Pada pertemuan kedua, Setelah membeli pohon dan membawa ke tempat lokasi yang sudah ditentukan bertempat di Sutra Renata Alba IV no 62. Waktu yang di butuhkan untuk menanem pohon palem sebanyak 2,5 jam dimulai dengan mencangkul tanah secara bergilir oleh setiap anggota dan setelah tergali penanaman dimulai sebelumnya terlebih dahulu tanah yang akan digunakan diberi pupuk kompos pada tanah.
Pemberian pupuk kompos pun tidak boleh berlebihan karna berakibat merusak Ph pada tanah yang dapat tidak membuat tanah maupun tanaman subur tapi malah memperburuk tanaman yang akan ditanami.
3.3 Kegiatan Pertemuan Ketiga
Lokasi Kegiatan : Sutra Renata Alba IV no 62
Tanggal dan Waktu Kegiatan : Jumat, 23 Maret 2018 pukul 08.00 – 10.00
Pada pertemuan ketiga, kami melakukan perawatan terhadap tanaman palem yang telah ditanam pada lahan. Karena pada saat pemeriksaan berlangsung, palem belum kokoh, maka kami tidak melepaskan penyangganya. Agar palem memiliki kualitas tumbuh yang baik, maka kami memberikan pupuk kompos dan beberapa pupuk lainnya, seperti pupuk cair dan pupuk sulfur. Namun untuk pupuk sulfur, kami harus mencampurkannya dengan tanah yang cukup baik, seperti tanah humus dan sedikit pupuk phosfat. Hal ini agar kualitas pupuk lebih baik dibandingkan dengan pemberian tanpa pencampuran. Selanjutnya lahan dilakukan pencabutan rumput liar yang tumbuh di daerah lahan.
Kemudian kegiatan kami dilanjutkan dengan kembali menanami tanaman tersebut pada lahan. Karena tanaman yang dibeli dalam kondisi yang lebih sehat dari palem dan berukuran lebih kecil, maka penanaman dapat langsung dilaksanakan. Penanaman kali ini juga menghabiskan waktu yang cukup lama. Karena tipe tanahnya yang berbatu dan pembuatan lubang kali ini tidak dalam namun harus membuat 2 lubang. Setelah itu, tanaman kembali ditimbun dengan tanah dan kembali dilapisi dengan rumput. Kemudian kegiatan diakhiri dengan penyiraman seluruh daerah lahan.
3.4 Kegiatan Pertemuan Keempat
Lokasi Kegiatan : Sutra Renata Alba IV no 62
Tanggal dan Waktu Kegiatan : Jumat, 18 Mei 2018 pukul 09.00 – 11.00
Pada pertemuan keempat, Pada pertemuan keempat, kegiatan diawali dengan perawatan tanaman yang sudah ditanam seperti pemberian pupuk kompos dan penyiraman daerah lahan. Karena daerah lahan dari pihak Domenico terbatas, maka kegiatan yang sekarang dilakukan adalah dengan menggunakan media pot. Karena menurut kami penanaman tanaman tidak terbatas pada lahan. Karena zaman sekarang semakin sedikit lahan yang diberikan untuk daerah hijau.
Maka kami berinisiatif untuk melakukan penanaman tanaman dengan media pot. Pada penanaman kali ini, kami akan melakukan penanaman dalam jumlah besar. Untuk mengurangi biaya yang cukup besar akibat pembelian tanaman. Maka kali ini kami juga berusaha untuk dapat menghasilkan tanaman tanpa membeli tanaman baru. Karena itu kelompok kami berinisiatif untuk membawa tanaman kamboja jepang. Hal ini karena tanaman ini merupakan tanaman yang mudah untuk dirawat, tidak mudah besar, dan juga jumlahnya paling melimpah.
3.5 Kegiatan Pertemuan Kelima
Lokasi Kegiatan : Sutra Renata Alba IV no 62
Tanggal dan Waktu Kegiatan : Jumat, 25 Mei 2018
Pertemuan terakhir diawali dengan penyiraman seluruh areal lahan dan penyiraman 16 pot tanaman kamboja jepang. Kemudian kami kembali merawat area lahan dengan memberikan pestisida alami yang dibuat dari cabai. Dimana kami meracik sendiri jumlah biji cabai yang digunakan agar pestisida yang digunakan dapat ampuh bagi tanaman. Penggunaan pestisida alami sebagai bentuk pencegahan terhadap hama namun tidak merusak tanaman. Karena kami sebagai pemula tidak begitu mengetahui kadar yang tepat dalam menggunakan pestisida buatan.
Kemudian, karena jumlah tanaman kamboja yang tidak dapat ditampung oleh pihak domenico, maka setiap dari kami berinisiatif untuk mengambil masing - masing 1 buah pot kamboja jepang untuk dirawat berkelanjutan di rumah masing - masing. Sisanya kami bagikan kepada orang - orang sekitar ataupun kami letakkan di depan rumah. Tujuannya agar lingkungan rumah juga bisa menjadi sarana penghijauan. Artinya secara tak langsung setiap dari masyarakat Indonesia, khususnya warga Alam Sutera dapat berpartisipasi dalam menghadapi masalah iklim.
Pembagian tanaman ini kami lakukan secara acak, umumnya kami letakkan pada rumah yang hanya memiliki sedikit lahan hijau maupun tidak ada lahan hijau. Selain itu, kami juga bagikan apabila di rumah tersebut sedang ada penghuni yang berada di halaman depan.
Acara dari pertemuan terakhir ini diakhiri dengan bertemu dengan pihak Domenico. Kami juga berterimakasih dan mengucapkan salam untuk pihak Domenico. Kami juga meminta maaf apabila terdapat beberapa masalah selama melakukan kegiatan ini.
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Sebagai mahasiswa kita harus turut berperan sebagai warga negara yang baik salah satunya adalah menjaga lingkungan dengan menanam pohon. Setelah melakukan kegiatan menanam pohon ini, kami sadar bahwa banyak peluang untuk menanam pohon di sekitar kita agar lingkungan tetap asri dan hijau. Kita harus terus berusaha melestarikan lingkungan agar generasi selanjutnya dapat hidup dengan baik
4.2 REFLEKSI KELOMPOK
Dengan melakukan kegiatan penanaman pohon seperti ini kelompok kami menyadari bahwa menanam pohon dan merawatnya merupakan hal yang sederhana dalam mengatasi permasalahan iklim dalam global. Bagi kami, kegiatan ini adalah bentuk dari kepedulian dan penghargaan terhadap lingkungan kita. Maka siapa pun termasuk kita, sebagai mahasiswa Bina Nusantara University harus turut berperan dalam aksi ini agar dapat membantu MENGURANGI dampak perubahan iklim dan menetrealisir polutan.
4.3 ARTIKEL
Penanaman pohon merupakan salah satu langkah untuk mengminimalisir dampak dari perubahan iklim. Perubahan iklim tidak dapat dikembalikan kondisinya seperti awal. Dengan adanya penambahan jumlah pohon suhu pada suatu daerah menurun. Hal ini karna pohon mampu menyerap gelembang panas dari matahari untuk menghasilkan oksi yang lebih. Sehingga pohon dapat diketahui sebagai salah satu modal untuk kelanjutan kehidupan dibumi ini khususnya indonesia.
Karna di jaman ini khususnya dikota-kota besar kebanyakan lahan hijau telah diubah menjadi fasilitas bagi masyrakat. Sehingga tidak hanya wilayah menjadi rawan banjir namun juga suhu semakim meningkat. Tak heran jika sekarang kuta tidak dapat hidup tanpa pendingin ruangan (AC) maupun kipas angin.
Namun masyarakat masih tidak sadar akan fenomena ini. Sehingga kami sadar sebagai generasi muda untuk menyadarkan orang lain untuk membantu meminimalisir dampak ini. Caranya dengan melakukan penanaman pohon dan menyebarkannya ke masyarakat sekitar.
REFERENSI
Darsono Prawironegoro. 2010. Filsafat ilmu. Jakarta: Nusantara Consulting.
Ktisten Geldorf. Global challenge and theirimpact on international humanitarian action. OCHA occasional policy briefing series. January 2010.
Komentar
Posting Komentar